Menu

Mode Gelap

Daerah Bergerak · 12 Mar 2026 08:40 WIB ·

BUMDes Sidowayah Klaten Bagikan Bantuan Sosial Hampir Rp600 Juta Jelang Lebaran


 Kades Sidowayah serahkan THR berupa uang tunai dan beras kepada warga menjelang lebaran tahun2026 (Foto : Udin). Perbesar

Kades Sidowayah serahkan THR berupa uang tunai dan beras kepada warga menjelang lebaran tahun2026 (Foto : Udin).

Program “BUMDes Berbagi” jadi bukti desa mampu mandiri dan menyejahterakan warga

Klaten, 11 Maret 2026 – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Pemerintah Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui program “BUMDes Berbagi”, ribuan warga menerima bantuan sosial yang bersumber dari keuntungan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Sebanyak 2.375 warga Desa Sidowayah tercatat sebagai penerima bantuan sosial tahun ini. Setiap warga yang membawa KTP atau tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) mendapatkan bantuan berupa uang tunai Rp150.000 dan beras 5 kilogram. Total anggaran yang digelontorkan untuk program tersebut mendekati Rp600 juta.

Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto, menegaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari Sisa Hasil Usaha (SHU) BUMDes yang telah disepakati melalui forum musyawarah desa.

Asal dana dari SHU BUMDes yang sudah disepakati melalui rapat desa, bahwa sebagian keuntungan kita bagikan kepada warga sebagai bentuk kesejahteraan bersama,” ujar Mujahid.

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari pengelolaan BUMDes yang terus berkembang setiap tahun. Unit usaha BUMDes Sidowayah meliputi pengelolaan objek wisata Umbul, restoran, jasa layanan, toko BUMDes, serta berbagai usaha produktif lainnya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan usaha desa tersebut mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Omset BUMDes kita terus meningkat. Dulu sekitar Rp4 miliar, pasca Covid hingga tahun 2025 sudah mencapai Rp13 miliar. Setelah digunakan untuk pembangunan dan pembelian aset seperti sawah, pendapatan bersihnya mencapai Rp1,4 miliar pada tahun 2025,” jelasnya.

Selain memberikan bantuan sosial kepada warga, BUMDes Sidowayah juga telah melakukan sejumlah investasi strategis bagi desa. Di antaranya pembelian lahan sawah senilai Rp3,2 miliar, pembangunan objek wisata Umbul senilai Rp2,5 miliar, hingga berbagai program sosial seperti santunan kematian dan dukungan pembangunan di seluruh wilayah RT.

Kelebihan BUMDes kita adalah mampu membeli aset desa, membangun wisata umbul, memberikan santunan warga meninggal, serta membantu pembangunan di seluruh RT,” tambah Mujahid.

Ke depan, Pemerintah Desa Sidowayah juga merencanakan sejumlah program sosial lanjutan untuk meringankan beban masyarakat. Di antaranya pembebasan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga serta pembayaran iuran BPJS bagi warga yang kepesertaannya telah dinonaktifkan oleh pemerintah pusat.

Program BUMDes Berbagi ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Ketua DPW Pasukan 08 Klaten, Eko Setyo Atmojo, menilai langkah yang dilakukan Pemerintah Desa Sidowayah merupakan contoh nyata keberhasilan pengelolaan ekonomi desa.

Ini bukti bahwa jika BUMDes dikelola secara profesional, transparan, dan berpihak kepada rakyat, maka desa bisa menjadi kekuatan ekonomi baru. Apa yang dilakukan Desa Sidowayah patut menjadi contoh bagi desa-desa lain di Klaten bahkan secara nasional,” ujar Eko.

Ia juga menegaskan bahwa konsep pembangunan berbasis desa seperti ini sejalan dengan semangat pemerataan kesejahteraan yang menjadi bagian penting dari pembangunan nasional.

BUMDes tidak hanya menjadi unit usaha desa, tetapi juga instrumen pemerataan ekonomi dan keadilan sosial bagi masyarakat desa,” tambahnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Desa Sidowayah semakin menunjukkan bahwa desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi mampu menjadi subjek utama penggerak ekonomi kerakyatan. Program BUMDes Berbagi diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal untuk kemakmuran masyarakat.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Revolusi Hukum Digital Dimulai: Gagasan Besar Arfian D. Septiandri Guncang Paradigma UU ITE

18 Maret 2026 - 10:47 WIB

MBG Menjadi Legasi Terbesar Prabowo: Saatnya Presiden Turun Tangan Langsung Buka Hotline Aduan Nasional

16 Maret 2026 - 10:34 WIB

Ribuan Dapur MBG Ditutup: Alarm Keras untuk Pemerintahan Presiden Prabowo

16 Maret 2026 - 10:24 WIB

Lampu Jalan Padam, Harapan Warga Menyala: Ujian Nyata Program “Dalan Alus, Padang, Banyu Lancar” di Klaten

13 Maret 2026 - 19:48 WIB

Golkar Klaten Dorong Bupati Realisasikan Janji Politik, Infrastruktur Jalan Jadi Sorotan

12 Maret 2026 - 19:35 WIB

Generasi MBG di Persimpangan Masa Depan: Ketika Gizi Tak Tuntas dan Pendidikan Tertinggal

12 Maret 2026 - 17:11 WIB

Trending di Audit Kebijakan