Menu

Mode Gelap

Data & Riset · 7 Mar 2026 17:03 WIB ·

Pernyataan Sikap DPP Pasukan 08 Tentang Posisi Indonesia dalam Dinamika Geopolitik Global dan Dukungan terhadap Kepemimpinan Nasional


 Pernyataan Sikap DPP Pasukan 08 Tentang Posisi Indonesia dalam Dinamika Geopolitik Global dan Dukungan terhadap Kepemimpinan Nasional Perbesar

Jakarta — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pasukan 08 menyampaikan pernyataan sikap terkait perkembangan dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, khususnya dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan kekuatan global seperti Amerika Serikat, China, serta negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Ketua Umum DPP Pasukan 08, Arfian D. Septiandri, S.Kom., DBA., CCA., CCSA., CIISA., C.ED, sebagai refleksi strategis terhadap posisi Indonesia di tengah perubahan tatanan global yang semakin dinamis.

Menurut Arfian, dunia saat ini sedang memasuki fase rekonfigurasi geopolitik, di mana rivalitas kekuatan besar antara Amerika Serikat dan China tidak hanya berdampak pada sektor militer dan teknologi, tetapi juga merembet ke sektor ekonomi, energi, perdagangan, hingga pengaruh politik global.

Dalam situasi tersebut, Indonesia dinilai memiliki posisi yang sangat strategis sebagai negara demokrasi besar, kekuatan ekonomi berkembang, serta pemimpin kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia berada di titik persimpangan geopolitik global. Hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat, China, maupun negara-negara Timur Tengah harus dikelola secara cermat, rasional, dan berlandaskan kepentingan nasional,” ujar Arfian dalam pernyataan resminya.

Politik Bebas Aktif sebagai Fondasi Diplomasi Indonesia

DPP Pasukan 08 menegaskan bahwa prinsip politik luar negeri bebas aktif yang menjadi warisan diplomasi Indonesia sejak era awal kemerdekaan harus tetap menjadi kompas dalam menghadapi dinamika global.

Prinsip tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara yang tidak terikat pada blok kekuatan manapun, namun tetap aktif berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas dunia.

Menurut Arfian, dalam konteks geopolitik saat ini, sikap bebas aktif bukan berarti netral pasif, tetapi justru menuntut diplomasi yang cerdas, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat Indonesia.

“Indonesia tidak boleh terseret dalam rivalitas blok kekuatan dunia. Justru Indonesia harus menjadi jembatan dialog global, penjaga stabilitas kawasan, serta kekuatan moral bagi terciptanya perdamaian dunia,” tegasnya.

Hubungan Strategis dengan Amerika Serikat, China, dan Timur Tengah

Dalam pernyataan sikapnya, DPP Pasukan 08 memandang hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat, China, serta negara-negara Timur Tengah harus ditempatkan dalam kerangka kemitraan strategis yang saling menguntungkan.

Amerika Serikat dinilai tetap menjadi mitra penting dalam bidang teknologi, investasi, pendidikan, serta stabilitas keamanan kawasan.

Sementara itu, China merupakan mitra dagang utama Indonesia yang memiliki peran besar dalam sektor infrastruktur, manufaktur, dan perdagangan global.

Di sisi lain, hubungan dengan negara-negara Timur Tengah memiliki dimensi historis, kultural, serta ekonomi yang sangat kuat, khususnya dalam bidang energi, investasi, dan kerja sama umat Islam dunia.

“Indonesia harus mampu menjaga keseimbangan hubungan dengan semua pihak. Diplomasi kita harus berlandaskan prinsip kedaulatan nasional, kepentingan ekonomi rakyat, serta komitmen terhadap perdamaian global,” ujar Arfian.

Analisis Ekonomi Indonesia di Tengah Geopolitik Global

DPP Pasukan 08 juga menyoroti bahwa dinamika geopolitik dunia saat ini akan sangat mempengaruhi stabilitas ekonomi global, termasuk Indonesia.

Perang dagang, konflik kawasan, ketegangan energi, serta perubahan rantai pasok global menjadi faktor yang harus diantisipasi secara serius oleh pemerintah.

Namun demikian, Arfian menilai Indonesia memiliki potensi besar untuk tetap tumbuh sebagai kekuatan ekonomi strategis di kawasan Asia.

Dengan sumber daya alam yang melimpah, populasi produktif yang besar, serta posisi geografis yang sangat strategis, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di dunia.

“Jika dikelola dengan tepat, Indonesia bukan hanya akan menjadi pasar, tetapi juga menjadi pemain utama dalam ekonomi global,” katanya.

Dukungan Moral kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Dalam pernyataan sikapnya, DPP Pasukan 08 juga menyampaikan dukungan moral kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan kebijakan luar negeri dan strategi ekonomi nasional.

Menurut Arfian, kepemimpinan nasional saat ini dihadapkan pada tantangan global yang tidak ringan, sehingga diperlukan ketegasan, kehati-hatian, serta kebijakan yang terukur dalam mengambil setiap langkah strategis.

“DPP Pasukan 08 memberikan dukungan moral kepada Presiden Prabowo Subianto agar terus bersikap tepat, terukur, dan berpijak pada kepentingan nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik dunia,” ujar Arfian.

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab tidak hanya terhadap rakyatnya sendiri, tetapi juga terhadap masa depan perdamaian dunia.

“Kita berharap Indonesia dapat memainkan peran strategis sebagai kekuatan penyeimbang global, demi kepentingan seluruh umat manusia pada umumnya dan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia pada khususnya,” tutupnya.

Menegaskan Peran Indonesia di Panggung Dunia

Di tengah dunia yang semakin multipolar, pernyataan sikap DPP Pasukan 08 ini menegaskan bahwa Indonesia harus tetap berdiri tegak sebagai bangsa yang berdaulat, mandiri secara ekonomi, serta aktif dalam menjaga perdamaian dunia.

Politik bebas aktif bukan sekadar doktrin diplomasi, tetapi merupakan jalan strategis Indonesia untuk menjaga keseimbangan global sekaligus memperjuangkan kepentingan rakyatnya di panggung dunia.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

THE BEATIFUL ONE

19 Maret 2026 - 22:51 WIB

Revolusi Hukum Digital Dimulai: Gagasan Besar Arfian D. Septiandri Guncang Paradigma UU ITE

18 Maret 2026 - 10:47 WIB

MBG Menjadi Legasi Terbesar Prabowo: Saatnya Presiden Turun Tangan Langsung Buka Hotline Aduan Nasional

16 Maret 2026 - 10:34 WIB

Ribuan Dapur MBG Ditutup: Alarm Keras untuk Pemerintahan Presiden Prabowo

16 Maret 2026 - 10:24 WIB

Refleksi Ramadan: Kekuasaan Adalah Amanah, Bukan Kemewahan

12 Maret 2026 - 19:48 WIB

Golkar Klaten Dorong Bupati Realisasikan Janji Politik, Infrastruktur Jalan Jadi Sorotan

12 Maret 2026 - 19:35 WIB

Trending di Daerah Bergerak