Menu

Mode Gelap

Demokrasi & Etika · 10 Mar 2026 17:49 WIB ·

Tarnama Podcast Hadirkan Sigit Nugroho, Peraih Gold Winner PRIA 2026: Humas Harus Jadi Problem Solver di Era Digital


 Tarnama Podcast Hadirkan Sigit Nugroho, Peraih Gold Winner PRIA 2026: Humas Harus Jadi Problem Solver di Era Digital Perbesar

Jakarta – Universitas Mpu Tantular kembali menghadirkan diskusi inspiratif melalui Tarnama Podcast dengan menghadirkan narasumber yang baru saja meraih penghargaan Gold Winner Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2026. Narasumber tersebut adalah Sigit Nugroho, M.I.Kom, Humas Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III (LLDIKTI Wilayah III).

Podcast ini digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026, bertempat di Studio Podcast lantai 5 Kampus Bhineka Tunggal Ika Universitas Mpu Tantular, Jakarta.

Acara dipandu oleh Serepina Tiur Maida, M.Pd., M.I.Kom, dosen Fakultas Ilmu Komunikasi sekaligus redaktur pelaksana Tarnama Podcast. Dengan gaya santai dan komunikatif, Serepina membuka perbincangan yang akrab dengan sapaan khas kepada para pendengar setia yang dikenal sebagai “Sobat Bersinar.”

Humas Bukan Sekadar Penyampai Informasi

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, berbagai topik diangkat mulai dari komunikasi publik, strategi kehumasan di perguruan tinggi, hingga pentingnya membangun citra positif lembaga pendidikan di era digital.

Sigit Nugroho—yang akrab disapa Ugo—menegaskan bahwa peran humas di masa kini telah mengalami transformasi besar.

“Humas tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi harus mampu membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang transparan, cepat, dan edukatif. Yang paling penting, humas harus menghindari kegaduhan,” ujar Ugo.

Menurutnya, kepercayaan publik merupakan aset utama lembaga pendidikan, sehingga komunikasi yang tepat akan menentukan reputasi institusi di mata masyarakat.

Humas dan Marketing Berjalan Beriringan

Dalam salah satu segmen diskusi, Serepina mengangkat pertanyaan yang kerap muncul di dunia komunikasi: apakah humas sama dengan marketing?

Menjawab hal tersebut, Ugo menjelaskan bahwa keduanya memiliki keterkaitan yang kuat.

Ia mencontohkan bahwa ketika humas menjelaskan sebuah produk atau program, aktivitas tersebut secara tidak langsung juga memiliki unsur marketing. Oleh karena itu, humas dan marketing sering berjalan beriringan karena memiliki tujuan yang sama—mengenalkan produk, program, atau institusi kepada publik secara luas.

Serepina pun menambahkan bahwa humas dituntut untuk kreatif dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik lintas bidang maupun lintas profesi, agar tercipta hubungan yang sinergis.

Humas Harus Memiliki “Helicopter View”

Dalam pengalamannya mengelola komunikasi kelembagaan di LLDIKTI Wilayah III, Ugo juga membagikan perspektif menarik mengenai cara kerja seorang humas.

Menurutnya, seorang humas harus memiliki kemampuan melihat situasi secara menyeluruh, seperti konsep helicopter view.

Artinya, humas harus mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang—mulai dari internal lembaga hingga persepsi publik di luar institusi.

Serepina menegaskan bahwa kemampuan tersebut menjadikan humas tidak hanya sebagai penyampai pesan, tetapi juga problem solver bagi organisasi.

“Humas harus bisa menjadi creator, conceptor, mediator, sekaligus problem solver bagi semua pihak,” tegas Serepina.

Adaptif di Era Media Digital

Ugo juga menyoroti bahwa era digital menuntut institusi pendidikan untuk lebih adaptif dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana publikasi sekaligus edukasi.

Melalui strategi komunikasi yang tepat, lembaga pendidikan dapat membangun branding yang kuat sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Baginya, hubungan yang baik dengan media juga menjadi salah satu kunci utama keberhasilan seorang humas dalam membangun reputasi institusi.

Apresiasi untuk Generasi Muda

Usai sesi podcast, suasana semakin hangat dengan sesi foto bersama para pemenang lomba Public Speaking yang diselenggarakan bekerja sama dengan media kreatif.

Para pemenang tersebut adalah:

  • Hudson Fulviano Sentoss – Juara 1 (Binus University)

  • Rezka Thalia Schalsabila – Juara 2 (Universitas Pancasila)

  • Saskia Khairunisa – Juara 3 (Universitas Multimedia Nusantara)

Turut hadir dalam sesi foto bersama Sigit Nugroho, Serepina Tiur Maida, serta Yosua Ruben selaku Ketua Pelaksana kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Ugo memberikan pesan motivasi kepada para mahasiswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri.

“Setiap orang memiliki potensi yang membanggakan. Teruslah berkarya dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” pesannya.

Komunikasi yang Baik, Kunci Kepercayaan Publik

Menjelang akhir podcast, suasana semakin cair dengan sesi kuis tanya jawab cepat yang dipandu oleh Serepina. Segmen ini sekaligus menutup diskusi dengan pesan penting mengenai peran komunikasi dalam kehidupan publik.

Perbincangan di Tarnama Podcast ini menjadi pengingat bahwa komunikasi yang baik adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik, baik di dunia pendidikan, pemerintahan, maupun sektor lainnya.

Melalui program seperti Tarnama Podcast, Universitas Mpu Tantular berharap dapat terus menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang mampu memberikan wawasan baru bagi mahasiswa, dosen, serta praktisi komunikasi di Indonesia.

Dengan obrolan santai namun penuh makna, episode kali ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengalaman, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya komunikasi strategis dalam membangun masa depan institusi dan bangsa.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

THE BEATIFUL ONE

19 Maret 2026 - 22:51 WIB

Revolusi Hukum Digital Dimulai: Gagasan Besar Arfian D. Septiandri Guncang Paradigma UU ITE

18 Maret 2026 - 10:47 WIB

Refleksi Ramadan: Kekuasaan Adalah Amanah, Bukan Kemewahan

12 Maret 2026 - 19:48 WIB

Indonesia di Tengah Pusaran Konspirasi Dunia

7 Maret 2026 - 17:20 WIB

Pernyataan Sikap DPP Pasukan 08 Tentang Posisi Indonesia dalam Dinamika Geopolitik Global dan Dukungan terhadap Kepemimpinan Nasional

7 Maret 2026 - 17:03 WIB

Desa Bergerak dari Akar Rumput: Warga Wunut Terima THR Rp250 Ribu per Jiwa dari Pemdes

7 Maret 2026 - 16:49 WIB

Trending di Daerah Bergerak